Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2007

kacci

sebuah kata yang diambil dari bahasa makassar yang berarti kecut. kacci juga digunakan untuk melukiskan aroma ketek kebanyakan. saya tidak tau, apa orang yang sering berkata kacci sudah sering menjilat ketek orang??? ada orang yang kukenal mengatakan tempat domisiliku sekarang kacci. she said "pare kacci!". mungkin orang ini pernah ke pare dan merasakan ketek banyak orang parepare. kurang kerjaan banget yah???? makanya saya katakan dia yang kacci. apa keteknya kacci??? menurut analisa saya( ini cuma analisa, dimana mencoba merasakannya langsung adalah salah satu hal terbodoh yang bisa dibayangkan),IYA!!!!pasti keteknya kacci. makanya waktu ke parepare, berhubung dia menggunakan mobil panther(angkutan umum yang mendominasi rute parepare-makassar), keringatnya memuncak. jadilah dia kacci!! tapi berhubung orang ini gak sadar kalo dia sendiri yang sumber ke-kacci-an, dia mengatakan pare yang kacci!!! ini sih sudah kelewatan. breasttalk, eh breadtalk dari jauh kecium,ketek sendiri...

catatan laut ( bagian pertama sekali)

anda mencari saya pada pagi hari?? temukan saya di laut. saya selalu di sana semampu saya. untuk membantu proses visualisasinya mari kita baca detil-detilnya. lokasi : laut sekitaran senggol. senggol sendiri, adalah pasar dimana cakar meraja-lela. cakar sendiri adalah pakaian bekas yang masih menyimpan nilai sejarah dan mungkin noda-noda cinta. apa itu noda cinta??? tanyakan sama naek l tobing. masih kurang jelas silahkan konsul dengan boyke nugraha.... pelaku : penulis sendiri, yang tidak merasa akrab dipanggil otong. lebih suka dipanggil jul. setting : pagi hari yang tidak ada hujan. dan semoga tidak pernah ada tsunami. figuran : para perenang rutin dari berbagai profesi dan berbagai tingkat kesadaran. deskripsi singkat tentang laut sekitaran senggol. pantai losari yang diperkecil, dikurangi sedikit gerobak-gerobaknya, dan kuantitas, kualitas dan keganasan pengamen yang dikurangi. itulah tempat saya mandi tiap paginya. tidak ada pasir-pasir hanya tembok dan tangga yang bercumbu langs...

surat cinta terbuka buat dewi p, dian s dan najwa s

maafkan saya sebelumnya, menulis satu surat untuk kalian bertiga. sebelumnya juga ini bukan tentang poligami walau jelas-jelas melibatkan 3 orang wanita sekaligus. baiklah langsung saja. ini sebenarnya tidak lain tidak bukan, bukan sulap apalagi sihir,adalah sebuah permintaan maaf. maaf karena saya harus meninggalkan kalian. siapa duluan? dewi p saja. dewi p saya sungguh menyukai suaramu waktu kamu berbicara. tidak mesti ketika bicara dengan saya, tapi sama siapapun. kata orang-orang kamu bisa menyanyi, tapi saya kurang suka. apalagi ketika kamu nyanyi kamu suka suka berjoget. bikin malu saja. lalu dian s. saya selalu ingat waktu kamu tersenyum di padang rumput. senyuman yang mampu membuat lampu yang telah mati menjadi padam. ah tidak, senyumanmu selalu mempesona. tapi ketika di padang rumput itu tidak pernah kulupakan. tapi kata orang-orang kamu gampang bosan, dan terlalu berpeluang disukai oleh banyak orang. ini yang saya tidak suka. dengan dua hal itu, bisa-bisa saya diselingkuhin t...

ok..ok

ok,ok, saya mengaku. tulisan saya belakangan ini "kurang fokus". untuk perhatian, saya tidak memakai kata "kurang menggigit" demi menghormati jasad almarhum beberapa keping gigi seseorang ( iya, saya!!).... buat beberapa orang yang tidak sengaja menginjakkan klik plus enter di blog ini, maaf anda mungkin saja terindikasi salah waktu. seorang teman saya, entah kucing entah ayam (tapi saya lebih dari sekedar yakin dia tidak merasa sebagai manusia), mengjustifikasi saya tanpa ampun dengan kata melankoli. jul lagi melankolis bede (untuk yang tidak paham arti kata bede ini, tidak dianjurkan memakai transtool tuk sekedar tau artinya). kadar melankolisan saya memang hampir menyentuh titik sempurna. di sini kita ambil patokan bahwa titik sempurna adalah menangis. dan dari situ kita bisa menyimpulkan bahwa saya belum sempat menangis.dan berdasarkan kata "belum" mari kita sama-sama berdoa kata-kata itu berkekuatan hukum yang cukup lama(suatu saat saya mungkin butuh...