Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2006

puasa

yup. puasa tidak lama lagi. bahkan dalam hitungan hari. bayangan singkat yang muncul sahur dan berbuka. kosep pemikiran saya saking rendahnya hanya berlari ke situ. tapi bukan berarti gak ada niat beramal. ada, banyak malah(gila riya lagi)!!!! menurut ramalan saya, tulisan ini bakal terbaca sementara bulan puasa bahkan setelahnya. tapi tidak mengurangi nilai tulisan yang berjudul "puasa". puasa dalam bahasa inggris adalah fasting. fasting?? pikiran saya yang tetap saja dangkal menganggap ini dari kata fast. cepat. apakah ini berarti karena yang bikin kosakata ingin cepat2 mengakhiri puasanya atau malah berpikir ritual ini mempercepat umur seseorang? entahlah, seandainya saya yang diberi kesempatan mengarang(hahaha, kemampuan saya cuma ngarang) puasa mungkin saya artikan dengan delicious sehingga jadi deliciousing. jadi puasa, terbayang jadi suatu yang nikmat. walau bagi sebagian orang tetap berat setidaknya bayangan kata-kata nikmat lumayan mengendurkan dahaga. puasa itu ring...

Beginilah busuknya dunia….

Beginilah busuknya dunia…eh hidung. Dunia ini busuk, sama seperti yang tercium dalam ruangan saya. tapi bukan berarti busuk yang seperti hidung anda sering raba. saat ini ruangan saya berbau minyak kelapa. entah beberapa orang dengan pede berlebihan mengatakannya harum. hidung macam apa yang mereka kenakan??? ternyata tidak hanya ketampanan yang relatif. bau juga relatif. tapi saya sering berkata " walau kecantikan dan ketampanan relatif, tapi setidaknya kita sepaham kalo dian sastro itu cantik " lalu apakah bau juga mengalami hal yang sama seperti yang ditimpa oleh wajah? jawabannya mungkin saja iya mungkin saja tidak. jawabannya relatif dalam kerelatifan itu sendiri. hahahaha.... saya punya pengalaman yang aneh. kampung bapak saya di bau-bau Sulawesi Tenggara. tempat saya besar di bulu-bulu mandai(suatu tempat hunian reprensentatif di batas kota). mendengar kedua tempat itu, bulu-bulu dan bau bau, cenderung menimbulkan efek psikologis yang agak dangkal dalam alam pikir saya...

??meruang tak bertepi-tak berujung batas??

meruang tak bertepi-tak berujung batas potongan lirik padi tersebut sekarang menjadi signature di emailku. meruang tak bertepi-tak berujung batas adalah frasa dari lagu lingkaran. Terkadang kita mengalami keadaan ini. kita hendak lari dari suatu ruang bernama masalah, tapi ruang itu seakan tak bertepi dan tidak mempunyai ujung batas. masalah -yang saya anggap bagai suatu ruang- seringkali mengurung kita di dalamnya. segala usaha kita tuk bersegara keluar, termentahkan. saya cukup sering mengalami keadaan ini, terkurung rapat dalam ruang masalah. senyum memudar, motivasi secara drastis memuai. dan bodohnya saya, seringkali saya tidak pernah sedkit berusaha lari dari ruang ini. dan ketika saya lari pun ternyata, ruang ini tak bertepi tak berujung batas. saya pun lebih sering menyerah terhadap kungkungan ini. tapi ada kalanya saya bisa kabur dari ruang ini, saya mencoba menghantam tembok2 ruang ini. saya pun berhasil kabur sejenak dari ruang itu. tapi ada masalah pelik lagi, tembok ya...

Ubah saja caramu memandang

ubah saja caramu memandang dunia. lakukan hal itu bila kalian merasa dunia ini atau dunia kalian tidak bisa lagi terselamatkan. Contoh kasus : Saya saat ini berada di tempat yang sempat saya kategorikan sebagai most stuckest palce ever. gak ada yang salah dengan kalimat itu. tempat ini(pare2 tentunya) memang stuck. tapi suatu hari saya coba menggeser berapa derajat sudut pandang saya. hasilnya? tetap saja stuck. kota ini kota mati. tidak ada harapan. lalu apakah saya senantiasa mempertahankan sudut pandang ini? untuk beberapa saat, iya. tapi suatu saat saya sampai titik paling stuck dari kota ini. dan inipun secara tidak sadar menggubah komposisi sudut pandang saya. sejak hari itu, saya pasrah. dan ternyata susdt pandang saya yang memang liar dari dulu. bergerak tanpa perintah absolut dari saya. dunia seakan bergeser beberapa mili centi..... ---not finished yet ------