mungkin tidak sama persis dengan melukat, tapi kami sudah melakukan yang mirip-mirip dengan itu.
background story: sekolah kami dan asramanya terletak di daerah tinggi yang jaraknya kurang lebih 68 kilo dari makassar dan sekitar 7-8 kiloan dari pusat keramaian bernama malino.
harusnya, ceritanya, di daerah yang hijau dan gunung akan berlimpah air segar. tapi tidak.
sekolah kami sudah mencoba menggunakan pipa panjang dari kota malino hingga ke sekolah kami, tapi sepanjang 8 kilo itu pulalah kebocoran terjadi.
sehingga kami by default kesulitan air untuk bahkan sekedar mandi 2x sehari.
akhirnya terjadi, kami kekurangan air. kami mencari air.
by definition mencari air itu berarti menuruni bukit untuk mencari sumber air (yang ternyata juga terbatas).
bagi saya itu bagai melukat versi lite.
bersatu sama alam untuk mensucikan diri.
hanya saja saking bersatunya dengan alam, kadang ada teman kami yang dikejar pakai parang oleh penduduk setempat karena terlalu menginvasi ruang sawah mereka dengan pupuk yang tidak pernah diharapkan.
Comments
Post a Comment
any thoughts?