Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2006

bukan apa2...

kenapa ya gak ada keledai yang jatuh di lobang yang sama dua kali? aku jatuh berkali-kali loh... artinya? aku benar2 butuh kaca mata!!! hehehehe... hendak menghilang dari dunia ini deh rasanya klo kita pernah berbuat bodoh...misalnya nyuri, ngutil, nilep ato terjatuh dua kali kedalam kebodohan yang sama! gak blajar apa? padahal punya otak tapi gak pernah dipake...zalim namanya itu...pada diri sendiri... gak ngerti yak? yah aku memang tak menjelaskan...tapi intinya aku ni sedang mengutuk diriku sendiri yang bego banget! thats it! jadi benernya ini bukan apa2...

selamat datang kembali

judul itu mewakili berapa keadaan yang berbeda... pertama berupa selamat datang terhadap diri saya yang punya semangat menulis lagi kedua, selamat datang tuk anak ayam...semoga cepat jadi ayam betina yang montok.hahaha.... ketiga, selamat datang para pembaca blog ini... keempat, selamat datang bulan baru, selamat datang gaji. hehehehe.... berhubung saya sudah mo balik ke pare malam ini, tulisan singkat ini saya tutup dngan lagu ( dol, kukutip ini dari smsmu) all my bags are packed im ready to go... ......(tidak kutaumi apa lirik selanjutnya) cuz im leaving on a jetplane( no, only panther with high speed) dont know when ill be back again ( paling minggu depan,,,,) ohh damn!!!! i hate to go... ( not really, ive some project in pare....) dan satu lagi ...... merdekakan imaji dan mimpi, tanpa itu loser tetap loser forever... ditulis dengan khidmat oleh, don joel aka jul aka othonk aka zhoel aka zulfikar azhar.......

mencurah hati...

sebuah tulisan penuh tanya dari tukang catat, oleh tukang catat, untuk tukang catat.... bersama kita bisa... halah,,,, dan kalian entitas yang berlalu sudah,.... sebuah tulisan untuk kalian, para entitas yang telah berlalu, hampir berlalu, seharusnya berlalu, pernah berlalu, akan berlalu kalian, pelan perlahan berlalu dari lintasan kehidupanku, tidak (ku)tampak(kan) penyesalan. . hembusan angin malam baru saja menyambar singkat imajiku entah kali keberapa, tapi kamu baru saja menggenapi usiamu. maaf saya bahkan tidak ingat apa pernah mengucapkan searus kata untuk itu tahun ini.... entitasmu adalah nyata bagiku, walau saya sendiri bahkan tak perlu samar bagimu lalu kupandang langit dengan bintang-bintangnya kamu hadir lagi, kini lebih jelas. tanpa adaptasi entitasmu menguat, tapi membasuh perihku dengan perih.... dan bunga-bunga pun tumbuh di sana kamu masih saja tumbuh, bukankah tunasmu telah kematikan dari belantara imaji? entitasmu seharusnya punah, tapi kamu bertahan di atas kepasti...