4 Januari 2026 — buka tahun baru dengan petualangan ke negeri Kanguru 🇦🇺✈️ Perjalanan ke Canberra ditemani bagasi yang cukup niat: 55 kg (30 kg bawaan tiket + 25 kg tambahan bagasi). Rute pilihan: Jakarta ✈️ Melbourne ✈️ Canberra Alasannya simpel: nggak mau ribet pindah airport kalau transit di Sydney. Transit sekitar 1 jam 40 menit . Sempat konfirmasi ke call center maskapai: cukup nggak waktunya? bagasi aman? Jawabannya: aman . Plot twist: nggak juga 😅 Di Melbourne: Ambil bagasi lama Antrean imigrasi panjang Bagasi harus dicek doggy karena declare bawa obat pribadi 🐕 Sampai di counter domestik: 🕗 08.15 , padahal pesawat ke Canberra 08.10 . Yes, missed the flight . Lebih seru lagi karena tiket dibeli via agent , jadi harus hubungi agent dulu untuk reschedule. Sementara di Indonesia masih jam 4 pagi . Nggak ada yang bisa dihubungi. Dan mulai kepikiran: “Kalau beli tiket baru, 55 kg bagasi ini gimana ceritanya?” Capek. Panik. Tapi ya sudah. Setel...
Patah hati karena proposal riset ditolak Hidup begini amat Gak bisa ganti genre aja kita?