Skip to main content

Posts

hari sahabat?-delayed-

sms teman saya beberapa waktu lalu adalah tentang hari sahabat. awalnya saya nda concern sama sekali. tapi pas pulang kantor liat dua sahabat ini berlari, saya langsung abadikan walau belun tentu waktu hari itu hari sahabat, saya rencana posting foto itu dalam rangka hari sahabat. tapi nda sempat2 :D. tapi daripada mubazir ini foto waktu itu (belum sempat diapa-apain fotonya, bahkan untuk sekedar crop. :D. format postingannya juga aneh. diburu tenggat waktu untuk balik ke parepare.) terakhir, selamat hari sahabat! (ada yang tau kapan sebenarnya?)

sekedar referensi

buat yang berminat dengan tawaran saya, ini ada sekedar refenrensi. kalau tampakannya macam begini, soal 'rasa' bisa(ji) di-tune up dengan senyuman yang buat.

catatanbintang was deleted

akhirnya saya menghapus catatanbintang.blogspot.com sampai tadi siang dia ada di list teratas link-link saya... catatanbintang punya pengaruh signifikan kenapa saya jarang menulis di catatanpojok. makanya dengan penghapusannya saya cuma punya satu blog. yang harusnya rajin2 saya update. yeah.... before its too late (jdl lgunya GGD yg jd OSTnya Transformer)

sabtu ke minggu : kopdar!

pada sabtu-minggu kemarin, saya merasa diri saya telah melewati suatu tahapan penting. tahapan yang sangat penting dalam dunia per-blog-an. ;-D itu adalah foto bareng pertama saya =b bersama anak AM lainnya. hari itu ada seminar tentang IT di poltek. yang selenggarakan, AM, PersmaPNUP, k10 juga. diundang ma Ndy , akhirnya saya datang berdua sama daus sientong (parepare rules!) ini cuplikan fotonya... (yang tersenyum dengan tampannya itu saya :b) besoknya seminarnya dilanjutkan dengan semacam workshop di k10. berkat bujukan seseorang saya datang. dan entah kenapa daus juga semangat sekali =b -jawabannya mungkin ada dalam foto ini =b, but who knows?:b- p.s : fiuh lega.. akhirnya bisa login dan posting....

Yang tersisa…

Sabtu-Minggu kemarin adalah kopdar "pertama" saya. secara kuantitas sih kali kedua, tapi untuk memberi nuansa dramatis saya anggap saja yang pertama Terus juga kemarin foto bareng pertama, kata seseorang(ndak terlalu ingat sapa) "kopdar tanpa foto nda ada artinya" "belumpi afdhol jadi anak AM kalo belumpi ada fotonya" (tentunya ada editing tipis-tipis terhadap perkataan seseorang tersebut :-D) kesan pertama? mereka semua bae'2. Lebih bae' malah dari pikiranku. banyak tong jago-jago, gammara' pokoknya… mereka-mereka yang berhasil kuidentifikasi Bu RT, Rara. Ketuanya AM, bae orangnya'. Komunikatifki. Cocokmi jadi ketua. Ndy Penjual bajuna AM:-D, eh stiker juga. Tapi ndaji Pin. Baik sekali, kalo nda diajakka, nda pernahmi ada kopdarku Ani, Semangat sekali orangnya, Mus, Jagoi Ntan, Paling ramah Alli ma Nani Pendiamki, tapi nabilang orang, orang pendiam itu bae'2…. Pemateri yang kemarin : Amran sama DaengBaco Belum sempat diidentifikasi… ...

ayo!

ayolah, senja hampir usai. kita sudah di sini 142 kilo lagi dan kita kembali .:: another 142 more::. |we’re close enough| ~jul uses Olympus FE190, a 142 km from Makassar ( A Place Named Kupa), H-1 from 20 June 2007~

between me and my journeys...

aku menyebutnya, my journeys... pencarianku akan 'seseorang' itu, bermimpi, terhempas, kembali bermimpi, kembali terhempas... sampai tersadar kembali oleh kata2, "bukan kamu yang dicari, tapi kamu yang ditemukan...seperti kodratmu sebagai perempuan..." ketidakjelasanku, malah mencoreng moreng pipiku sendiri, tak ada yang berusaha menyadarkanku, itu yang kupikir, untuk melepaskan rasa bersalahku... sebenarnya aku yang bersalah, tanggung jawabku! dan kembali aku merindukan panggilan itu, dari mulutnya, entah dirinya yang kurindu, ato kondisi saat itu yang menarikku, tapi aku benar2 merindukannya... 'nunu...' hehehe, my first...but not my all...^^ (haaaah...lega...sekarang, tobat!)

11 Januari

**** 11 januari bertemu, menjalani kisah cinta ini naluri berkata engkaulah milikku...... **** lagu baru gigi, yang judul 11 januari. recomended ok. idenya memang bagus. tapi butuh banyak handicap. misalnya saja, kita harus bertampang minimal armand maulana atau jadi vokalis band ngetop selevel gigi untuk ikuti naluri ketika melihat wanita sekelas dian sastro melintas. lalu kita bisa berucap frontal kepada wanita tersebut " naluriku berkata engkaulah milikku" tapi... saya tidak butuh-butuh amat wanita sekelas dian sastro atau tamara blezenski. cukup seorang wanita biasa saja. yang bisa buat saya tulus melanjutkan bait lagu 11 januari tersebut; "senyummu juga sedihmu adalah hidupku" -p.s dengan catatan kalo ada yang sekelas dengan dian sastro, kenapa tidak=b?