Skip to main content

Posts

rabu yang bukber

akhirnya hari rabu terjadi juga. the girl with eo tatto, hadir di thole. bersama yang lain. saya masih nyasar foto-foto sama "buibuk" di sebuah pengajian. seperti halnya ketika warga berkumpul, hanya tungggu diusir baru bubar. kemudian pindah tempat di ombe, dan saya menyusul dengan memesan segelas americano. di ombe ramai dan mereka bervelocity.  ada tawa, ada lelah, ada cerita. for every laugh and smile, there is the cost of trying to be funny and fit (with the atmosphere).  get rest, my friend, and recharge in kampung halaman. 
Recent posts

the girl with EO tatto

ini event akbar ramadan tahun ini.  bukber di thole. teman gue jadi eo-nya.  dia menghubungi semua yang bisa dia hubungi (yang ternyata emang dikit). dengan jejaring smudamanya yang terbatas akhirnya dia bisa mengumpulkan berapa orang (mostly seangkatan dia + geng cewek-ceweknya) two thumbs up lah. demi apapun.  3 kemungkinan yang terjadi: 1. bukber ramai (untuk ukuran si eo dan jejaring smudama-nya yang menggurita) 2. bukbernya menyenangkan dengan makanan yang mengenyangkan 3. bukbernya ga usah ya pake dress code. 

EO

Kenapa aku suka banget jadi EO? Kayaknya karena sesuai dengan calling.. pengen berguna untuk orang lain, pengen jadi enabler di belakang panggung..  Beberapa kali jadi EO makan-makan, tingkat kehadirannya bisa dibilang lumayan..  Setelah menyutradai acara makan-makan sejak 2011, ada beberapa tips jaminan sukses: 1. Pemilihan jadwal yg tepat , ini agak bikin malas sebenarnya, tp disini kuncinya, gapapa agak repot di awal, yg penting acaranya meriah krn mayoritas orang bs gabung  2. Pendekatan secara personal , kadang banyak introvert (kek saya), yg sukanya dijapri daripada diundang di wag, karena sudah dijapri dan diberi pesan setengah memohon maka mereka akan sulit menolak lalu kemudian mengiyakan 3. Pakai nada perintah , jd instead of bilang "bagaimana kalau", lebih baik langung "makan-makan di xx jam xx, yg mau ikut confirm disini",   karena ternyata banyak orang yg tidak suka dikasih opsi, sukanya disuruh.. wqwqwqwq

yoi!

walau prosesnya rada mengerikan, hampir semua dari kami merupakan pemegang sabuk cokelat karate. tubuh-tubuh lemah dari berbagai daerah ini digembleng dengan sungguh-sunguh oleh pak guru. belum lagi gemblengan keadaan yang layaknya di kuil kungfu  (angkat air dua ember kiri kanan sudah biasa+sambil naik turun bukit) ya saya tidak suka sih prosesnya, tapi kadang bangga juga kalau gini-gini sabuk cokelat. walo yang tinggal hanya gedanbarai di kepala.

bapak.

dari berapa kali diantar bapak ke terminal gowa untuk balik sekolah, selalu paling ingat yang pas hujan-hujan. pakai motor supra dan jas hujan biru.  alfatihah pak.

lagu yang smudama bgt

sebuah pertanyaan: kalau harus buat mixtape yang smudama sekali, bakal masukin lagu apa aja? ada berapa lagu layak masuk shortlist mixtape: dari sabang sampai merauke (kecuali timor timur).  lagu kita so7 yang kami (ut, dayat, saya, wabah(?)) gagal bawakan saat pagelaran. sebuah lagu pamungkas dari rekan kita untuk rekan kita.  lagu lagu dari album band lokal (ungu sebelum menye2 era, padi, so7, ten,dll) yang selalu diputar di tape melda lagu-lagu perpisahan angkatan (angkatan 6 kalau ga salah semua tentang kita - peterpan?). yang mana saat semua serius berbagi nada, saya sadar diri berpantomim.  lagu2 album kompilasi yang sampulnya bergambar jeruk (fresh?) wheatus, incubus, five for fighting ... ... ... ... this will be a long live list that will get updated frequently.   

selasar

  selasar smudama itu adalah sebuah ruang yang multifungsi.  fungsi utamanya adalah koridor penghubung antar bangunan di smudama. fungsi lainnya adalah sebagai saksi tumbangnya para pejuang yang menyet. sepertinya bisa dihitung berapa probabilitas anda diterima ketika  menyet di selesar versus menyet di bak samping mesjid.  sepanjang desas desus, success rate selasar lebih baik selama ini.  so (not so) pro tips, whenever possible menyetlah di selasar.  at very least bila gagal: tidak ada adegan lompat bak.  

when life gives you fish, make perkedel

this will be a short post.  back in the day, we had a riot in the dining room. finally, we said enough with the nonsense. for the first time in forever, we walked out. We left our ompreng with that nonsense fish.  the next day, we returned and were happy because the menu had changed. It's perkedel now.  We win? Not at all. We lose the battle.  That night we got perkedel made from that nonsense fish. 

still about water

(this is what we usually did back then waiting for this particular badboy come:) the water tanker was supposed to fill the stone tub near the mosque.  it just rarely happens. almost everyone was so thirsty for water that it sometimes never reached the destination.  the tools of the hero.  *anyway for the first picture, it's ytta only. 

air dan melukat

  Melukat adalah salah satu tradisi sakral dalam masyarakat Hindu Bali yang berfungsi sebagai ritual pembersihan diri, baik secara lahir maupun batin. Melalui penggunaan air suci yang dikenal sebagai tirtha, ritual ini dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan segala bentuk leteh atau kekotoran, baik yang disebabkan oleh pikiran negatif maupun energi buruk yang menempel pada tubuh seseorang  https://instiki.ac.id/2024/09/23/mengenal-melukat-tradisi-pembersihan-diri-di-bali/ mungkin tidak sama persis dengan melukat, tapi kami sudah melakukan yang mirip-mirip dengan itu.  background story: sekolah kami dan asramanya terletak di daerah tinggi yang jaraknya kurang lebih 68 kilo dari makassar dan sekitar 7-8 kiloan dari pusat keramaian bernama malino. harusnya, ceritanya, di daerah yang hijau dan gunung akan berlimpah air segar. tapi tidak.  sekolah kami sudah mencoba menggunakan pipa panjang dari kota malino hingga ke sekolah kami, tapi sepanjang 8 kilo itu pulalah kebo...